
Gizi.net - Kita semua pernah dengar AIDS, kan? Kumpulan gejala penyakit yang disebabkan karena menurunnya/ hilangnya sistem kekebalan tubuh kita. AIDS disebabkan karena HIV, yaitu virus yang memang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Di dunia, AIDS sudah menyerang lebih dari 36 juta penduduk, laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, bahkan bayi, semua warna kulit/ras, dan berbagai orientasi seksual.
Di Indonesia, diperkirakan sekitar 80.000-120.000 orang sudah terinfeksi HIV, walaupun hingga akhir September 2001 jumlah kasus HIV positif maupun AIDS yang sudah bermanifestasi hanya tercatat pada 2.313 orang. Pada bulan Juli sampai September 2001 aja dilaporkan ada 163 orang terinfeksi HIV.
Ingat ya, itu adalah angka yang dilaporkan. Padahal kalau kita bicara soal angka ini, yang tercatat pasti tidak mencerminkan situasi sebenarnya, angka yang tidak diketahui tentu saja lebih besar lagi.
Kalau selama ini kalian masih menganggap bahwa AIDS hanya menyerang para pekerja seks aja, orang bule atau kulit hitam aja, atau homoseks aja, maka jelas kamu ketinggalan zaman. Karena data menunjukkan bahwa ternyata siapa aja bisa terkena AIDS! Nah, karena AIDS begitu mengkhawatirkan, maka kita perlu bersatu dan bekerja sama untuk meningkatkan kepedulian.
Mungkin udah banyak yang tahu ya, kalau tanggal 1 Desember adalah Hari AIDS Sedunia. Jadi pada hari itu, seluruh dunia akan bersama-sama melakukan kegiatan baik berupa renungan, penggalangan dana, dan memperkuat komitmen.
Apa itu Hari AIDS Sedunia?
Hari AIDS Sedunia adalah hal yang sangat penting dalam kaitannya dengan sejarah pandemi AIDS. Sejak tahun 1988, tanggal 1 Desember ditetapkan sebagai hari untuk membawa dan menyebarkan pesan kasih sayang, harapan, solidaritas, saling pengertian, dan pemahaman mengenai AIDS ke semua negara di dunia.
Respons dan solidaritas ini diawali dengan diselenggarakannya pertemuan para menteri kesehatan dan program pencegahan AIDS seluruh dunia pada Januari 1988 untuk mengembangkan komunikasi, memperkuat jaringan untuk saling bertukar informasi dan pengalaman, serta mengembangkan sikap toleransi.
Sejak itu, Hari AIDS Sedunia menerima dukungan dari berbagai lembaga dunia, termasuk PBB, pemerintah, masyarakat, dan individu seluruh dunia. Nah, kemudian setiap tahun hari itu merupakan satu-satunya hari internasional untuk berkoordinasi melawan AIDS.
Tema-tema Hari AIDS Sedunia
Tiap tahun tema-tema khusus dipilih untuk Hari AIDS Sedunia, dan selama 13 tahun ini tema-tema tersebut adalah :
2001 I Care, Do You?
2000 AIDS : Men Make a Difference
1999 Listen, Learn, Live : World AIDS Campaign with Children and Young People
1998 Force for Change : World AIDS Campaign with Young People
1997 Children Living in a World with AIDS
1996,/b> One World, One Hope
1995 Shared Rights, Shared Responsibilities
1994 AIDS and the Family
1993 Time to Act
1992 Community Commitment
1991 Sharing the Challenge
1990 Women & AIDS
1989 Youth
1988 Communication
Apa itu Kampanye AIDS Sedunia?
Kampanye AIDS Sedunia yang pertama diadakan tahun 1997, untuk menekankan bahwa AIDS bukan hanya perlu diprihatinkan sehari dalam setahun aja. Makanya sekarang kampanye AIDS sedunia tiap tahun mulai jauh lebih awal, dan puncaknya adalah tanggal 1 Desember.
Sedangkan dalam tahun 2001 ini sebenarnya telah ditetapkan oleh UNAIDS bahwa kampanye AIDS sedunia dimulai pada tanggal 1 September 2001, dan berlangsung selama tiga bulan, sampai 1 Desember 2001.
“Red Ribbon”
Red Ribbon, atau pita merah adalah simbol lambang kepedulian terhadap AIDS, yang disepakati secara internasional. Dipakai oleh orang-orang seluruh dunia sepanjang tahun, khususnya sekitar Hari AIDS Sedunia untuk menunjukkan kepedulian dan perhatian kita terhadap AIDS dan HIV, serta buat mengingatkan yang lain betapa pentingnya dukungan serta komitmen mereka dalam upaya pencegahan AIDS di dunia.
Red Ribbon ini dulunya merupakan upaya awal terhadap peningkatan kepedulian, sekarang sih enggak ada bentuk red ribbon yang resmi dan baku, dan banyak orang bikin red ribbon sesuai dengan kreativitasnya sendiri.
Ada yang bikin dari potongan kertas, pita, dibuat dari plastik, dari logam untuk pin, misalnya, dan lain-lain. Pokoknya menggambarkan pita berwarna merah. Kalau kamu mau bikin sendiri, bisa dimulai dari pita merah sepanjang 15 cm, kemudian lipat di tengahnya sehingga membentuk huruf V terbalik, lalu pasang peniti supaya bisa dipasang di baju/T-shirt kamu.
Dengan memakai tanda Red Ribbon ini, maka kamu sudah menjadi bagian dari orang-orang di dunia yang peduli terhadap upaya penanggulangan AIDS di dunia.
Apa yang bisa kita lakukan?
Selain pakai Red Ribbon untuk meningkatkan kepedulian kita, apa lagi yang bisa dilakukan menjelang Hari AIDS Sedunia? Yang jelas kamu bisa melakukan banyak hal untuk menarik minat banyak orang agar mau berdiskusi, cari informasi, dan lain-lain mengenai apa itu AIDS, bagaimana cara penularannya, dan bagaimana menghindarinya.
Coba beri tanda pada kalendermu tanggal 1 Desember 2001. Hal ini penting lho, soalnya :
Bayangin deh, pada tahun 2000 yang lalu aja, UNAIDS memperkirakan ada tambahan 5.300.000 orang terinfeksi HIV, dan berarti udah sekitar 36.100.000 orang di dunia yang telah terinfeksi HIV.
Pendidikan adalah alat utama kita untuk meningkatkan kepedulian di antara remaja.
Penelitian medis terhadap penyakit ini sangat diperlukan dan terus berkembang untuk menemukan cara pengobatan dan menurunkan angka penularan. Sumbangan dana dari berbagai pihak sangat diperlukan.
Hal ini akan sangat bermanfaat bagi generasi mendatang.
Apa lagi yang bisa kita lakukan? Di kampus, sekolah, atau tempat kerja kamu
. Pasang poster-poster tentang AIDS
. Usahakan semakin banyak orang membahas AIDS
. Jual Red Ribbon untuk menggalang dana
. Bikin acara lomba debat/quiz
. Adakan ceramah tentang AIDS
. Sebarkan booklet atau brosur tentang AIDS
. Pokoknya lakukan apa aja, yang penting kreatif ya!
Pasang displai,
Kamu dan beberapa teman di sekolah atau organisasimu, bisa bikin displai berupa “stand” kecil dilengkapi dengan spanduk kecil tentang AIDS, terus bagi-bagi brosur gratis, leaflet, atau sambil kasih informasi kalau ada yang tanya-tanya tentang AIDS (makanya kalau belum banyak tahu baca-baca dulu ya). Kamu bisa bikin brosur sendiri, atau minta ke lembaga swadaya masyarakat (LSM) terdekat di daerahmu yang bergerak di bidang ini, misalnya PKBI atau instansi pemerintah misalnya Depkes, BKKBN, dan lain-lain.
Kumpulkan duit
Banyak lembaga yang bergerak di bidang penanggulangan AIDS, yang mereka tentu saja membutuhkan dana untuk melakukan pelayanan dan aktivitasnya. Kalau kalian bisa mengumpulkan dana dari beberapa orang dan ingin berperan dalam upaya penanggulangan AIDS di kotamu, kalian bisa menyumbangkan dana itu kepada mereka, atau kalau tidak, uang itu bisa dipakai untuk bikin kegaiatan sendiri yang berkaitan dengan kepedulian AIDS, atau bisa dengan cara lain yang sesuai dan bermanfaat.
Nah, temen-temen sudah waktunya kita semakin peduli terhadap hal-hal yang terjadi di sekeliling kita, termasuk pandemi AIDS ini, yang kalau kepedulian kita semakin berkurang, berarti ancaman AIDS akan semakin besar, dan penyesalan tentu saja akan terjadi belakangan. Untuk Hari AIDS Sedunia kali ini, mari kita tunjukkan kepedulian kita dengan melakukan hal-hal yang kita mampu, biar kecil yang penting dilakukan dengan sepenuh hati, niscaya akan memberikan manfaat yang berarti. Amin.
(Guntoro Utamadi, PKBI Pusat, dari berbagai sumber)
sumber :http://www.gizi.net

Tidak ada komentar:
Posting Komentar